Turbulensi
Setiap penerbangan pasti ada turbulensi-nya, nah ngomong-ngomong gimana sih perasaan kalian ketika pesawat terjadi turbulence ? atau apa yang kalian lakukan ketika pesawat mengalami turbulence ?
Pic : https://www.google.com/
Disini saya ingin berbagi pengalaman selama bepergian dengan menggunakan Jasa Transportasi Pesawat, terutama ketika terbang saat cuaca buruk. Ketika itu penerbangan kesekian kali saya dalam acara liburan, padahal belom lama itu baru pulang dari bali liburan juga hehehehe.
Bulan maret awal tahun lalu saya melakukan perjalanan ke Jogjakarta
bersama 2 sodara saya, namun perjalanan kita terpisah dengan dua
maskapai LCC yang berbeda dikarenakan harga tiket yang sudah mahal dan alternatif lain ambil yang paling murah meskipun beda pesawat. Seperti biasanya kemana-mana pergi naik Maskapai andalan saya, langganan saya kemana-mana, The best airlines in my country pokoknya dah hahaha apalagi kalo buka LION AIR... yaps maskapai murahnya INDONESIA yang menjadi andalan saya buat bepergian kema-mana. Dimana pada bulan maret waktu itu cuaca di Indonesia sedang memasuki Musim Hujan dengan intensitas yang lumayan tinggi, kala itu aku berpikir liburan kali ini bakalan menyenangkan dan akan banyak cerita
berkesan pastinya, tapi semua itu berubah ketika kedua sodara saya
gagal terbang dikarenakan maskapai yang mereka tumpangi membtalkan
sebelah pihak dikarenakan alasan yang kurang jelas, sehingga mengacaukan liburan kami. Memasuki pesawat dan bersiap boarding tiba-tiba dapet telphone bahwa gak jadi terbang hari ini karena pesawat cancle, kaget pake banget karena kaki udah melangkah ke Pintu pesawat tiba-tiba keluar lagi lari keluar bandara ngambil barang yang harus dibawa ke Jogja waktu itu, dalam hati gue ngedumel sendiri "gila kali yak, masak iya gua jalan sendiri! apa-apaan coba!" dari awal berangkat suasana hati memang sudah gak enak banget, sampe akhirnya mau gak mau harus berangkat juga.
Pic : seat Lion Air
Seperti biasa ambil tempat duduk favorite di paling balakang untuk menghindari mual karena trip waktu itu sendirian tidak ada teman ngobrol. Sebelum lepas landas Jakarta diguyur hujan lebat dan pesawat delay menunggu hujan reda dikarenakan jarak pandang yang minim untuk sang Pilot, dan kemudian pesawat akhirnya take off dengan cuaca setelah hujan, selama penerbangan tidak ada pemandangan yang bagus dan kegiatan ambil gambar ketika diatas urung saya lakukan karena sudah males, kurang bersemangat karena harus
berangkat sendirian, sedikit emosi. Perjalanan CGK-JOG itu ditempuh
selama 55 menit tapi entah kenapa perjalanan terasa sangat lama dengan cuaca yang gelap, sepanjang
perjalanan tanda lampu kenakan sabuk pengaman itu menyala terus,
mungkin karena cuaca yang kurang bagus, sampai ketika mendekati waktu Landing cuaca semakin gelap dibagian jendela kanan dan kiri, hati
sudah semakin gak enak sekali ingin cepat-cepat landing, memasuki
wilayah Jogja yang saat itu diguyur hujan lebat, sudah ada pemberitahuan
dari Cabin Crew bahwa cuaca di Jogja sedang buruk, penumpang dimohon menggunakan sabuk pengaman dan mengencangkannya, mulai ada getaran-getaran kecil, jantung mulai berdebar-debar, takut sedikit menghantui, kemudian pesawat masuk kedalam gumpalan awan terlihat gelap dari jendela pesawat, sama sekalu tidak terlihat daratan kota jogja, goncangan lama-kelamaan sebakin terasa besar, mulut tak berhenti berdo'a meminta keselamatan kepada YME, goncangan semakin terasa semakin besar sampai terasa pesawat seperti terhempas ke bawah dan semua orang teriak dengan menyebut Asma Allah "Allohu Akbar" ini menjadi pengalaman pertama saya terbang dengan cuaca yang buruk, seketika inget Dosa karna belum menjadi anak yang baik dan masih nakal,
yang pasti inget orangtua dirumah, hahahaha masih cemen banget
ternyata, ya itu karena baru pertama kali tebang dengan cuaca yang
jelek, karna penerbangan sebelumnya itu enjoy-enjoy aja gak ada masalah, istilahnya kaget terbang di cuaca buruk hahahaha. Total perjalanan waktu itu menjadi 1jam 30menit karena hujan dan pesawatnya holding juga dan ketika landing jogja benar-benar basah banget dan katanya hujannya lebat banget kalo istilah orang jawa bilang itu "udan barat" hujan lebat disertai angin.
Dan perjalana yang baru saja saya lewatin denga rombongan genk saya harus mengalami
cuaca buruk juga, ini terjadi pada 13 Desember 2016 kemarin ketika aku
dan teman-teman liburan ke belitong, maskapai yang aku naiki kali ini
berbeda merek, agak berkelas sedikit hahaha Garuda Indonesia karna dapat harga promo yang miring jadi gak mau dilewatin hahaha, di ujung setelah liburan kami harus kembali ke Jakarta untuk menlanjutkan realita seperti biasanya, setelah puas main-main ketawa-ketiwi dan yang lainnya kami siap-siap buat pulang, penarbangan kami dijadwalkan pada pukul 16.30 WIB ini sebenernya jam paling saya tidak suka buat melakukan penerbangan, karna saya lebih suka yang siang hari atau pagi hari, karna naiknya Garuda yasudahlah ya aman. Cuaca di Tanjung Pandan pada saat itu mendung akan hujan, tapi pas pesawat take off Alhamdulillah cerah sekali.
Taken by : @andhika.92
Sesaat sebelum lepas landas
Ini jenis pesawat yang kita tumpangi CRJ1000 Next Generation ukurannya lebih kecil dari pesawat Boeing 737 hanya berkapasitaskan 96 penumpang
saja, ketika lepas landas agak sedikit takut karena goncangannya sangat
terasa, namun ketika sudah diatas lebih nyaman tidak terasa
goncangannya.
Taken Photo by @andhika.92
Cuaca
diatas ketika meningglkan kota belitong cerah banget jadi masih asik
ketawa-ketiwi ngobrol ngalor ngidul sama temen, bikin momen video sampai
ketika memasuki wilayah jakarta cuaca berubah menjadi berkabut, sempet
berpikir "ada apa di jakarta ini?" bayangan saya kebakaran hutan, tapi di Jakarta ada hutan disebelah mana coba ??? hahaha. Sambil menunggu antrean buat Landing kita muter-muter disekitaran Jakarta.
Dan kabut makin pekat, makin tebel sehingga ada goncangan pada pesawat atau turbulence, roda
pesawat sudah berasa keluar dalam hati merasa senang karena jadwal
landing yang ditentukan lebih awal dari jadwal di tiket, ketika lihat
dari jendela pesawat sedikitpun tidak terlihat daratan sma sekali,
padahal udah deket banget sama daratan, sampai suatu ketika sebuah
pergudangan didekat bandara daerah perimeter utara dan saya tau persis
itu letaknya gak jauh dari runway T.3 Ultimate, pesawat yang tinggal menyentuh landasan tiba-tiba memacu tenaganya naik lagi atau dalam istilah penerbangan yaitu Go Arround langsung
deh ada teriakan "Allohu Akbar" dari temen-temen hahahaha, takut si
wajarlah buat saya namanya juga manusia apalagi naik pesawat cuacanya
buruk pasti pikirannya udah kemana-mana, saya banyakiin istighfar temen
saya yang sudah merasa ketakutan saya tenangkan dan jangan ikutan panik
biar dia tidak semakin takut, "tenang ini lgi cuaca buruk... gakpapa kok... percayakan sma Pilotnya aja" takut
si tapi gak setakut ketika ke Jogja waktu itu, tapi kapan lagi bisa
merasakan pengalaman seperti ini kan yak, ini menjadi pengalaman yang
jarang terjadi namun tidak mau diulang kembali hehehehe, sampai ketika
sedang mengambil moment video saya langsung hentikan, sempet terekam
sesaat melakukan Go Arround.
sesaat akan Landing
Taken Photo by @andhika.92
Terlihat
kabut disekitaran Bandara Soetta sangat tebal, Pilot saat announce
mengatakan bahwa jarak pandang kurang dari 500m. Berikut adalah video
yang sempat saya rekam namun tidak sampai selesai videonya karena udah
shock duluan hahahaha.
Video saat temen teriak ketakutan
Dan berikut ada tips buat para temen yang masih takut naik pesawaat saat cuaca buruk.
Mengatasi Rasa Cemas, Takut Dan Tidak Nyaman Selama Penerbangan
Meskipun turbulensi mungkin sudah hampir sepenuhnya berkurang setelah pesawat berhasil terbang di udara secara stabil, rasa takut dan perasaan kurang nyaman terkadang masih terus menghantui. Hal-hal yang semacam ini sebenarnya dapat di atasi dengan beberapa cara sebagai berikut:1. Berbincang dengan penumpang lain
Untuk mengalihkan perhatian Anda dari rasa takut dan cemas, terutama bagi Anda yang memiliki phobia ketinggian, silahkan ajak penumpang yang duduk di sebelah Anda berbincang-bincang ringan. Anda dapat mengajaknya berbincang mengenai destinasi favorit, politik, peristiwa terkini atau perbincangan ringan seputar makanan. Dengan melakukan perbincangan semacam ini perjalanan atau penerbangan Anda tidak akan terasa menakutkan lagi.2. Mendengarkan musik favorit
Cara melawan rasa takut atau mungkin hanya jenuh selama penerbangan adalah mendengarkan musik favorit sambil memejamkan mata. Musik favorit akan membantu Anda untuk menjadi lebih rileks.3. Melakukan relaksasi
Mengambil napas dalam-dalam sebagai ganti relaksasi akan menjadi cara paling ampuh melawan takut dan cemas. Cara ini mampu menjadikan Anda lebih tenang dan rileks selama penerbangan.4. Berpegangan tangan
Jika Anda melakukan penerbangan bersama keluarga tercinta, maka memegang tangan anggota keluarga yang duduk di sebelah Anda juga dinilai ampuh sebagai cara menghilangkan rasa takut.5. Selalu kenakan sabuk pengaman
Kenakan dan kencangkan sabuk pengaman Anda sesuai dengan panduan atau pengumuman seperti yang diberikan oleh pramugari serta pilot menjelang take off. Dengarkan secara cermat semua instruksi yang diberikan. Pastikan bahwa Anda tetap mengenakan sabuk pengaman meskipun tidak diperintahkan oleh pramugari maskapai penerbangan yang Anda gunakan untuk menjaga keamanan selama Anda duduk.6. Pastikan mencukupi kebutuhan cairan tubuh
Pesawat dengan pendingin udara memang dikenal sangat kering. Hal ini menyebabkan potensi dehidrasi menjadi lebih besar. Padahal dehidrasi akan menyebabkan sakit kepala hingga muntah.7. Pertahankan teknik pernapasan dengan baik
Saat Anda mulai panik, Anda harus mampu mengontrol pernapasan. Mungkin saja Anda mempercepat pernapasan Anda maupun menahan nafas sehingga menjadikan Anda lebih cemas. Anda harus mampu lebih fokus dalam mengambil pernapasan dalam-dalam secara perlahan. Biarkan tubuh Anda lebih rileks., mengingat ketegangan hanya menjadikan rasa cemas, takut dan tidak nyaman semakin memburuk. Self hypnosis dan meditasi selama penerbangan juga akan sangat membantu Anda mendapatkan pernapasan yang baik untuk mengatasi rasa takut.- Selalalu
mematuhi peraturan selama penerbangan ya gaes, contohnya ketika awak
kabin sudah memerintahkan untuk mematikan semua perangkat elektronic
terutama HP, ya kita harus segera mematikannya atau pindahin ke mode
penerbangan jangan bandel-bandel dan jangan tersinggung ya gaes, mereka
melakukan itu untuk keselamatan kita bersama dan kebaikan kita
bersama,karena sesuai dengan
Pasal 412 ayat 5 Setiap orang di dalam pesawat udara selama penerbangan mengoperasikan peralatan elektronik yang mengganggu navigasi penerbangan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54 huruf f dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp200 juta. - Seat Bealt / Sabuk Pengaman, ini yang paling sederhana sekali namun sangat penting, kenakan sabuk pengaman selama anda Take Off dan Landing namun dianjurkan untuk mengenakan sabuk pengaman selama anda duduk, menghindari ketika terjadi turbulence secara tiba-tiba anda tidak terlempar dari kursi anda.
- Barang bawaan, bagi anda yang membawa barang bawaan melebihin 7kg harap melapor ke petugas checkin counter untuk dimasukan ke bagasi pesawat,usahakan barang bawaan yang anda bawa ke kabin tidak melebihi dimensi 56cm X 36cm X 23cm dan beratnya tak boleh melebihi 7kg, selain itu untuk menghindari penyitaan barang bawaan dilarang membawa benda cair lebih dari 100ml kedalam kabin.
- Untuk para penumpang yang duduknya menempati emergency exit window/door dengarkan instruksi dari awak kabin tentang bagai mana cara mengoperasikan pintu/jendela darurat apa bila terjadi keadaan darurat, biasanya pramugari/a akan memberikan breafing khusus untuk para penumpang yang duduk didekat emergency exit, tidak dianjurkan memegang apapun tanpa instruksi dari awak pesawat jadi jangan usil yahh,ini tanggung jawabnya sangat besar jadi kerja sama dan batuan anda sangatlah penting bagi awak pesawat apabila keadaan darurat itu terjadi.
- Yang terakhir adalah pada saat awak kabin memperagakan demo safety tentang alat bantu pesawat yang diperagakan oleh mereka sabisa mungkin diperhatikan sehingga tau bagai mana menggunakan masker O2 dan tau dimana letak baju pelampung atau tau dimana pintudarurat terdekat disetiap sisi.
Pic Safety Demo: https://www.google.com/





Tidak ada komentar:
Posting Komentar